MDF, HDF, HPL, Multipleks: Ini Tips Memilih Furniture Berdasarkan Materialnya

MDF, HDF, HPL, Multipleks: Ini Tips Memilih Furniture Berdasarkan Materialnya

  • Post category:Blog

Tanpa ada furniture, rumahmu pasti akan tampak kosong, sunyi, dan terasa kurang estetis. Keberadaan furniture di dalam rumah dinilai sangat penting, karena masing-masing memiliki fungsional yang berbeda. Bahkan untuk jenis furniture yang sama, seperti meja misalnya masih ada bentuk fungsi yang lebih beragam. Ada meja meja rias, meja tamu, coffee table, dan lain sebagainya yang memiliki fungsi yang tidak sama. Perlu kamu tahu bahwa pada dasarnya furniture dibuat agar bisa mendukung segala fungsi dan kebutuhan di setiap ruang. Contohnya kursi dan meja makan yang dibuat agar kamu bisa menikmati makanan dengan nyaman dan santai. Hanya saja selera orang satu sama lain sangat berbeda, sehingga memerlukan faktor lain seperti kesan estetik dan desain yang bisa mempengaruhi pilihan.

Ketika kamu ingin membeli furniture, maka setidaknya kamu perhatikan dua kriteria penting, yaitu furniture yang memiliki fungsi praktis dan estetis. Fungsi praktis berkaitan dengan kegunaan furniture yang meliputi tempat meletakkan pajangan, wadah alat, tempat duduk, dan lain sebagainya. Sedangkan fungsi estetis berkaitan dengan keindahan hunian dengan keberadaan furniture tersebut.

Agar kedua fungsi tersebut bisa kamu rasakan dengan maksimal, maka dalam memilih furniture harus mempertimbangkan banyak hal, salah satunya adalah bahan atau material yang digunakan untuk menciptakan furniture tersebut. Bahan yang cukup populer untuk membuat furniture antara lain MDF, HDF, HPL, Multipleks, dan lain sebagainya.

Bahan MDF, HDF, HPL, Multipleks, atau bahan lain yang digunakan untuk menciptakan furniture tentu memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Dengan mengetahui spesifikasinya, maka kamu bisa menilai sendiri furniture yang cocok dan sesuai dengan seleramu, mungkin yang berbahan MDF, HDF, HPL, Multipleks, atau yang lainnya.

MDF dan HDF sebenarnya sama-sama material berbahan papan yang terbuat dari serat kayu/serbuk kayu dengan perekat yang diolah dengan proses hot press. Serat kayu bisa dari kayu yang keras maupun kayu yang lunak. Dalam proses ini, terjadi kepadatan yang berbeda, sehingga terbentuk 3 jenis material, yaitu MDF, HDF, dan Particle Board. Perbedaan dari MDF dan HDF adalah pada kepadatannya. MDF atau Medium Density Fiberboard memiliki tingkat kepadatan menengah, sedangkan HDF atau High Density Fiberboard memiliki tingkat kepadatan yang tinggi. Sedangkan yang kepadatannya sangat rendah disebut dengan Particle Board.

HPL merupakan salah satu bahan yang paling banyak diminati untuk produk-produk furniture belakangan ini. High Pressure Laminates (HPL) sebenarnya material berupa lapisan tipis yang terbuat dari kertas kerajinan berpola/gambar tertentu (kraft paper). Dengan proses injeksi resin bertekanan tinggi, maka tercipta lembaran-lembaran tipis bergambar yang ulet dan kuat. Tapi, bahan ini tidak bisa langsung digunakan untuk membuat furniture. Lebih tepatnya HPL lebih cocok diaplikasikan sebagai pelapis bahan MDF atau kayu solid.

Multipleks atau plywood merupakan lembaran tipis berupa beberapa irisan kayu yang direkatkan. Pada dasarnya multipleks merupakan papan yang terdiri dari beberapa lapisan irisan kayu tipis yang ditumpuk, dilem, dan press menjadi satu lembaran yang tebal. Karena pada umumnya terdiri dari 3 lembaran, maka orang sering menyebut dengan nama tripleks.

Spread the love

Leave a Reply